Sederet Inovasi Digital dan Teknologi Aktivitas Bisnis Pangan

Read Time:1 Minute, 36 Second

TEXAS – ID FOOD, perusahaan pangan milik negara, terus mengembangkan dan berinovasi dalam teknologi informasi dan komunikasi (TIK) baru untuk mendukung pertumbuhan sektor pangan negara.

Inovasi ID FOOD juga mendapat pengakuan dari para pelaku IT tanah air karena telah memperkenalkan platform digital dan inovasi teknologi yang mendukung operasional bisnis makanan secara efektif.

Salah satu penghargaan terbarunya adalah medali emas bintang lima di Penghargaan Teknologi dan Inovasi Digital 2024 dalam kategori Strategi Bisnis ICT Terbaik dan Pemimpin Digital Wanita Tahun Ini.

Penghargaan di bidang teknologi dan inovasi ini diselenggarakan oleh majalah Itech bekerja sama dengan Fordigi BUMN, yaitu pertemuan para pengelola BUMN yang berhadapan dengan para pemimpin IT dan IT.

Menurut Bernadette Raras, Direktur Supply Chain Management (SCM) dan Teknologi Informasi ID FOOD, penghargaan ini merupakan pengakuan sekaligus tantangan bagi ID FOOD untuk terus memperkuat transformasi digital di sektor pangan.

“ID FOOD terus berkembang berbasis digitalisasi dan penggunaan teknologi. Karena berkat digitalisasi dan penggunaan teknologi, proses bisnis menjadi terintegrasi, lebih cepat dan dapat menghasilkan efisiensi terbaik bagi perusahaan,” kata Raras dalam siaran pers ( 22/4/2024).

Menurutnya, salah satu inovasi digital yang berdampak pada penguatan bisnis pangan perseroan adalah diperkenalkannya sistem Smart Farm Integrated ID FOD. Sistem tersebut adalah ID FOOD untuk smart farming, Sistem Informasi Geospasial (GIS), dan Precision Farming. Ketiga aktivitas digital ini saling berhubungan dan berperan penting dalam memperkuat aktivitas bisnis pangan ID FOOD.

Smart Farming System ID FOOD yang diberi nama Safari terus mengintegrasikan smart farming tiga organisasi tebu ID FOOD, yaitu PT PG Rajawali I, PT PG Rajawali II, dan PT PG Candi Baru.

“Safari merupakan integrasi pertanian cerdas yang sangat mengandalkan pelacakan dan penetapan strategi bisnis perusahaan. Tingkat integrasi meliputi manajemen, perencanaan, operasional, biaya, penetapan harga, pemanenan, dan pasca panen,” jelasnya.

Sedangkan GIS merupakan sistem informasi geografis yang digunakan untuk pemetaan geografis. Implementasi GIS di ID FOOD didukung oleh drone RTK, drone utilitas hortikultura, penilaian layanan berbasis web, dan layanan tanpa awak untuk mitra/tebu manusia.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Usaha Minuman Jus Kekinian di Bulan Ramadhan, Ramai Diserbu Pembeli karena Mampu Hilangkan Dahaga
Next post 9 Spesies Harimau yang Ada di Dunia, 3 Jenis Terganas Ada di Indonesia