Puncak Reuni IPB, Alumni Akan Serahkan Buku Putih Strategi Kedaulatan Argomaritim Kepada 3 Capres

Read Time:3 Minute, 58 Second

Bogor – Ikatan Alumni IPB menyelenggarakan Reuni Akbar yang berlangsung hari ini hingga besok, Minggu 26 November 2023. Dalam acara terbesar menyambut 60 tahun IPB University, HA IPB akan meluncurkan Buku Putih Kedaulatan Agro-Maritim . Buku putih tersebut akan disampaikan kepada ketiga calon presiden sebagai strategi mencapai masa depan emas Indonesia pada tahun 2045.

Buku ini disusun oleh para mantan mahasiswa, guru besar IPB sebagai bahan masukan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. Buku putih tersebut nantinya akan diberikan kepada tiga calon presiden dan calon wakil presiden (Kapres/Kapres) yang diundang atau mewakili mereka. . Dan dfpa ha afbbba yacholu.

“Disiapkan oleh 16 tim yang terdiri dari pimpinan fakultas, pakar termasuk praktisi, alumni IPB di bidangnya, ditambah 9 tim penulis sehingga menjadi 25 tim,” kata Ketua Ikatan Alumni DPP IPB Walneg S Jas di Konvensi Internasional Sentul. Center (SICC) Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu 25 November 2023.

Intisari dari white paper, topik utamanya adalah bagaimana kedaulatan kargo maritim menjadi salah satu landasan utama, sebagaimana disampaikan Rektor sebelumnya, untuk Indonesia Emas 2045, lanjutnya.

Walneg mengatakan, ada 9 portofolio dalam white paper tersebut, yaitu pendidikan pertanian, kelautan dan perikanan, lingkungan hidup dan kehutanan, perdagangan dan industri, UMKM dan koperasi, pembangunan pedesaan, dan terakhir perencanaan nasional.

“Pendidikan itu penting sekali karena untuk membangun bangsa harus cerdas. Kita semua berpikir apa pokok permasalahannya? .dan negara, khususnya bagi para pemimpin masa depan.

Walneg melanjutkan, orang-orang IPB yang terlibat dalam penulisan ide buku tersebut meyakini jika buku tersebut digunakan maka Indonesia akan mencapai tahun 2045 sebagaimana disyaratkan oleh konstitusi negara maritim. Dimana integrasi maritim merupakan potensi antara darat, laut dan udara.

“Potensi itulah yang dimiliki IPB. Karena kita membayangkan tanpa pemerintah melakukan refocusing ke sektor maritim maka akan sulit. Jumlah penduduk akan bertambah, kebutuhan pangan juga akan meningkat, sumber daya kita akan mulai terbatas. Jadi “Maritim Maritim perlu diperjuangkan,” jelasnya.

Pada pemilu 2024, alumni IPB mendukung seluruh calon presiden dan wakil presiden, termasuk alumni yang berkontribusi dalam politik praktis. Namun IPB dan eks himpunan IPB tidak berpartisipasi dalam politik praktis, melainkan mengambil kebijakan dan gagasan politik langka yang dituangkan dalam bentuk kertas putih untuk disampaikan kepada tiga calon presiden dan wakilnya.

“Kita berharap pemilu berjalan damai, yang terpenting calon presiden tidak membaca white paper, nanti yang terpilih. Kita ucapkan selamat kepada yang menang, dan mohon pertimbangkan ide bagus maritim ini. kedaulatan agar Indonesia Emas 2045 benar-benar dapat tercapai.

Dalam white paper tersebut, Rektor IPB University Arf Satria mengatakan, hal tersebut tidak bertujuan untuk menyatukan pandangan dengan ketiga calon presiden tersebut. Melainkan memaparkan hasil gagasan alumni IPB dan konferensi IPB, serta pakar praktisi, yang ditawarkan kepada calon presiden, penerapan strategi kedaulatan maritim yang harus menjadi fokus platform pembangunan Indonesia ke depan.

“Begini, semua capres punya pandangan seperti itu. Tapi yang harus kita lihat bagaimana caranya. Itu yang harus kita tanyakan kepada capres, cawapres, bagaimana caranya? Karena kalau semua bertanya, ‘ Iya, kami mendukung’ tapi yang terpenting adalah “yang penting caranya. Jadi strateginya penting,” jelasnya.

Arif juga menjelaskan bahwa industri di Indonesia berkaitan dengan industrialisasi Indonesia. Dimana industrialisasi Indonesia harus melibatkan masyarakat dan mengindustrialisasi masyarakat. Namun melihat situasi di Indonesia saat ini, hal tersebut hanya dilakukan di pabrik-pabrik industri tanpa ada strategi mutu yang melibatkan masyarakat.

“Jadi yang kaya, yang kaya, yang miskin, yang miskin. Kita tidak ingin ini terjadi pada tahun 2045 di Indonesia. Kalau industri di Indonesia hanya ada di Indonesia. Itu membangun pabrik, tidak peduli siapa yang terlibat. Tidak peduli pertumbuhannya maju atau tidak, tidak masalah masyarakat setempat,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata Arif, sebaiknya pemerintah tidak mencoba mengambil tindakan. Misalnya pengolahan nikel harus dilakukan di semua sektor. Sektor maritim khususnya harus didorong.

“Nikel boleh, sekali lagi ya, nikel boleh. Tapi itu belum semuanya. Tanpa nikel berarti nikelisasi. Jadi jangan ubah arti nikelisasi ya,” kata Erif.

Dalam white paper ini kami ingin transformasi ekonomi selaras dengan transformasi sosial menuju masyarakat adil dan makmur. Dan bukan hanya pertumbuhan ekonomi yang tinggi. “Tetapi masyarakat yang indah dan sejahtera, pertumbuhan tinggi dan kesetaraan adalah tujuan kami,” jelas Arif.

Arif mengatakan Argomaritim terbukti menjadi sektor yang menyelamatkan Indonesia pada saat krisis ekonomi tahun 1997, krisis ekonomi tahun 2000, krisis keuangan global tahun 2009, dan saat dilanda COVID-19.

“Saat COVID, sektor yang kinerjanya positif hanya Argomaritime. Satu lagi, beginilah Argomaritime mengenang saat krisis. Kalau bagus saat krisis, Argomaritime merayakannya. Jangan puji saat krisis, lalu abaikan. .

Terkait implementasi kebijakan maritim pemerintah saat ini, Arif mengatakan tidak ada keraguan untuk on the road, karena konteks saat ini menciptakan rencana pembangunan jangka panjang.

Yang saya lihat di dokumen itu belum. Dokumen jangka panjang sampai tahun 2045 belum menegaskan fokusnya, pembangunan apa yang akan kita lakukan” , dia berkata.

Baca artikel edukasi menarik lainnya di link ini. Banyak pelajar dan mahasiswa Indonesia yang menjadi korbannya, inilah perbedaan judi online dan game online. petbrowser.us.co.id 11 Mei 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Dibuka Maret, Ini Formasi CPNS 2024 untuk Lulusan S1 Ekonomi di Kemenlu hingga Kemendagri
Next post Tenang Hadapi DBD! Menkes Pastikan RS Siap Tangani Pasien, Ini Imbauannya untuk Masyarakat