Puluhan Ribu Pengunjung Saksikan Transformasi Digital Kemenag di Dev-X

Read Time:4 Minute, 42 Second

JAKARTA – Kementerian Agama akan tampil berbeda di tahun 2024. Kegiatan yang bermotto Tulus Amal ini dilakukan secara revolusioner melalui Devotion Experience (Dev-X).

Acara pertama ini diadakan di JCC Senayan, Jakarta pada tanggal 5 hingga 7. pada bulan Januari 2024. Lebih dari 20.000 pengunjung datang dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka melihat perubahan dalam doa pada pertemuan keagamaan dan pendidikan teologi di Kementerian Perdamaian.

Dev-X diambil dari Pengabdian dan Pengalaman. Agama berarti kebenaran atau kebenaran dan pengalaman berarti pengalaman. Sesuai dengan namanya, Dev-X bertujuan untuk memberikan pengalaman baru kepada masyarakat atas berbagai perubahan yang dilakukan Kementerian Agama untuk melayani masyarakat. Perubahan ini diusulkan bersama oleh 11 Pejabat Eselon I Aparatur Sipil Negara.

Alhamdulillah Dev-X 2024 diterima masyarakat. Lebih dari 20.000 pengunjung terdaftar di platform Dev-X. Kebanyakan dari mereka adalah generasi muda, milenial dan Gen Z. Mereka melihat perubahan Kemenag dalam melayani masyarakat,” kata Ahmad Zainul, Ketua Pengurus Dev-X Hamdi di Jakarta, Minggu 7 Januari 2024.

Dev-X dibuka oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada 5 Januari 2024. Sapaan Menag Gus Men dalam sambutannya mengatakan acara tersebut sarat unsur budaya pop dan realitas digital. Sasarannya adalah generasi muda. Mereka bisa menjadi pemimpin Indonesia Emas 2045. Kementerian Agama ingin menata generasi muda untuk melakukan pendekatan terhadap agama. Pesan serupa disampaikan Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki pada penutupan Dev-X 2024.

Ahmad Zainul Hamdi menjelaskan, selama tiga tahun kepemimpinan Menag Yaqut, Kemenag banyak melakukan perubahan. Pelayanan ini kurang formal. Seluruh layanan yang diberikan bersifat digital sehingga lebih mudah diakses oleh masyarakat. Pencapaian ini sangat diapresiasi.

“Dev-X akan membawa banyak perubahan pada kerja Kemenag. Masyarakat akan belajar banyak hal yang dilakukan Kemenag, tidak hanya dari sisi praktik keagamaan,” kata Ahmad Inung, sapaan akrabnya.

Misalnya saja Dev-X yang memiliki sepeda motor Vespa listrik rancangan MAN 2 Bandar Lampung. Ada pula boneka yang dirangkai oleh siswa madrasah. Pengunjung juga dapat menikmati pengalaman menjelajahi candi Budha terbesar di dunia melalui fotografi virtual Borobudur360. Masyarakat juga dapat mempelajari praktik bisnis terbaik yang dikembangkan peserta program Pesantren Kemandirin.

Dimungkinkan juga untuk mengakses berbagai layanan Alkitab digital termasuk Quran, Alkitab dan kitab suci lainnya. Demonstrasi dan orasi dari kitab suci juga dilakukan dengan menggunakan huruf braille atau bahasa isyarat.

Dev-X juga merupakan forum pelestarian budaya dalam paket baru. Ada parade angklung, rampak gendang, dan warisan budaya generasi milenial dan Gen Z. Latihan Yoga Massal oleh Made Sugata dan Bagus Khrisna.

“Kemenag juga meluncurkan aplikasi Pegon Virtual Keyboard. Selain untuk menjaga warisan bangsa juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi masyarakat India,” kata Ahmad Inung.

Menag juga mengajukan permohonan untuk adanya Rumah Buku. Ini akan memudahkan masyarakat yang ingin belajar dan memahami agama melalui kitab suci. Ustadz dan guru juga bisa menjadi pilihan, lanjutnya.

78 pasangan disuguhi pernikahan massal gratis. Acara ini juga memberikan kesempatan bagi banyak Usaha Mikro dan Kecil (UMKM) untuk mempromosikan produk usaha pasir bersertifikat mereka. Mereka akan mendapatkan manfaat dari Program Sertifikasi Halal dan Program Pernyataan Mandiri (biaya 0 rupee).

Dev-X juga menjadi saksi prestasi Badan Sertifikasi Produk Halal (BPJPH) yang tercatat di International Museum of India (MURI). Kedua prestasi tersebut adalah rekor penerbitan sertifikat Halal kepada pelaku UMKM terbanyak dalam satu tahun dan rekor H20 Summit International Conference on Halal Institutions dengan jumlah peserta dan negara terbanyak.

“Pengalaman baru yang kami hadirkan di Dev-X ini menunjukkan tidak hanya tinggal di belakang kantor saja. Pelayanannya bisa diberikan dimana saja dalam berbagai bentuk. Kami berharap Kementerian Agama sebagai corporat university memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, kata Ahmad Inung.

“Kami berharap pada tahun 2024 dan seterusnya, Kementerian Agama dapat memberikan pelayanan sosial secara terbuka, modern, dan adaptif terhadap perubahan dan kebutuhan generasi saat ini,” ujarnya.

Selain pemaparan pengabdian, banyak kegiatan yang dilakukan selama Dev-X, seperti pemaparan informasi zakat dan infak, sertifikasi haji dan halal.

Banyak isu-isu topikal yang dibahas seperti: 1) Veda di era digital, 2) Filantropi Islam, 3) Apakah umrah menjadi lebih mudah diakses dan aman?, 4) Filantropis tunarungu melalui Alkitab Braille, 5) Transformasi digital dan 3T. Fokus regional, 6) Moderasi keagamaan bagi generasi muda, 7) Bagaimana upaya kecil bisa menjadi viral? dan 8) Persiapkan hari esokmu, rencanakan pernikahanmu. Ada juga layanan pengobatan Bali dengan teknik weton.

Beberapa pembicara yang hadir antara lain Salma Salsabila, Habib Ja’far, Bhante Dhiropunno Onad, Ustadz Das’ad Latif, Rhoma Irama, Suara Baceprot, Andien, Arafah Rianti, Ricky Watimena, Mona Ratuliu, Daniel Mananta, Marcello Tahitoe, Armand Maulana. Zaskia Mecca, komedian Boris Bokir, Arafah Rianti, dll.

Dev-X juga mendapat pengakuan dari The Creator’s Competition dan ajang pencarian bakat Kemenag. Sebanyak 268 peserta mengirimkan video dan talent favoritnya kepada panitia. Sepuluh peserta terpilih berhasil lolos ke grand final talent show Kemenag yang digelar di platform Dev-X. Musisi Band Gigi Armand Maulana menjadi salah satu juri.

Adapun daftar pemenangnya adalah sebagai berikut : A. Produser : 1. Video Gus Men’s Choice : “Sajak Harapan” Andrew Pradhana Pangala – Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja

2. Membuat Video Bagus : “Menenun Mimpi, Berkomitmen Pada Negeri” Fatima Nadia Qurrota A’yun – UIN Walisongo Semarang

3. Video Streaming Terbaik: “Madrasahku Wujudkan Impianku” MatsaOne Broadcasting – MTsN 1 Paser

B. Departemen Pendidikan Agama :

1. Jien Raharja dan Septian Hadi dari MAN 1 Lombok Timur, NTB (Edisi Pertama)

2. Marisa Isman, S.Pd, MTs N 4 Agam, Sumatera Barat (juara kedua)

3. Riska Perdiana Wati dari MTsN 2 Tanah Bumbu Kalimantan Selatan (Ketiga)

C. Penghargaan Akreditasi Terbaik 1. General Manager Kepemimpinan Budha 2. General Manager Pengurus Masyarakat Hindu 3. General Manager Islamic Leadership Digital Travel dan Smart APAC Congress 2024 Dave Laksono, Anggota Komisi Infrastruktur Digital, berbicara di DPR RI , Dave Laksono menghadiri Konferensi Digital dan Informasi APAC 2024 , Di Bangkok, Thailand, ada peluang untuk menyentuh dunia digital dan pertumbuhannya petbrowser.us.co.id 2 Mei 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post GoTo Mudahkan Transfer THR via Gopay di Bulan Ramadan, Begini Caranya
Next post Link Live Streaming Liga Inggris Crystal Palace vs Man City, Sabtu 6 April 2024 Pukul 18.30 WIB