Ortu Perlu Perhatikan Ini Saat Akan Mudik Lebaran agar Anak Tidak Kelelahan di Jalan

Read Time:2 Minute, 9 Second

petbrowser.us, Jakarta – Tradisi liburan akan segera dimulai. Untuk memastikan anak tidak kelelahan dalam perjalanan pulang, dr Chipto Mangunkusimo, dr Nastiti Kasvandani, dokter spesialis anak dan pernafasan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional, Sp. A(K) berpendapat bahwa orang tua harus menetapkan waktu pulang terlebih dahulu.

Ia mengatakan orang tua harus mengantisipasi tiga risiko saat pulang ke rumah: penyakit menular, kelelahan, dan perubahan lingkungan.

“Saat membawa anak pulang, Anda perlu mengantisipasi tiga kemungkinan risiko kesehatan: penyakit menular, kelelahan, dan perubahan lingkungan akibat udara atau pola makan yang berbeda,” kata Nastiti.

Anak mengalami kelelahan akibat aktivitas normal seperti perjalanan jauh ke kampung halaman atau bertemu banyak orang. Pada reuni sekolah menengah, anak-anak begitu bersemangat bertemu banyak orang sehingga mereka melewatkan waktu tidur.

Jika hal ini terjadi, jadwal tidur anak akan menjadi tidak stabil dan ia akan mudah lelah akibat berkurangnya waktu tidur. Anda bisa mencegah rasa lelah dengan terus mendisiplinkan anak menjelang tidur seperti biasanya atau memilih waktu terbaik untuk bepergian.

Saat mudik dengan mobil pribadi, orang tua menyepakati waktu istirahat dan perjalanan yang tidak terlalu jauh, agar anak menikmati perjalanan.

“Biasanya mereka tidur di siang hari, namun anak senang di tempat baru, ingin bermain, disiplin, dan perlu tidur. Hal ini bisa dilakukan dengan menjaga jadwal tetap agar anak tidak lelah dan bisa tidur di malam hari. ,” kata Nastiti. 

 

Kelelahan bukanlah satu-satunya masalah kesehatan yang harus dikhawatirkan oleh anak-anak saat mereka pulang ke rumah. Berada di tengah keramaian membuat anak berisiko tertular penyakit menular yang dapat ditularkan melalui udara, makanan, atau kontak manusia.

Masalah kesehatan lain yang mungkin dihadapi anak ketika pulang kampung adalah perbedaan lingkungan antara tempat asal dan tujuan, misalnya anak sering kali tidak menyukai dingin, padahal kampung halamannya beriklim dingin. dan lingkungan.

Orang tua harus memperhatikan cuaca yang tidak biasa dan perubahan lingkungan pada anak mereka, serta menghindari perubahan suhu yang tiba-tiba yang dapat membuat anak sakit.

 

Nastity menyarankan agar orang tua memvaksinasi anak mereka sebelum pulang ke rumah untuk mencegah penyebaran penyakit menular selama perjalanan jauh. Selain itu, cobalah melakukan perjalanan sebelum lalu lintas padat untuk mencegah anak-anak memakan waktu terlalu lama.

Disarankan juga untuk membawa obat-obatan sesuai kondisi fisik anak, serta membawa makanan dan cairan yang cukup untuk menghindari risiko dehidrasi.

 

Sesuaikan juga pakaian yang dikenakan di transportasi umum, seperti jaket dan kaos kaki anak, serta terapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti memakai masker dan mencuci tangan.

“Orang dewasa yang membawa anak-anak yang tidak merokok dapat menyebabkan lebih banyak masalah kesehatan. Sesampainya di tempat tujuan, Anda perlu mencari fasilitas kesehatan terdekat untuk mengantisipasi kebutuhan anak Anda,” kata Nastiti.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Baim Wong Ulang Tahun ke 43, Ungkap Doa dan Harapannya di Usia Baru
Next post Sosok Menteri yang Mencetus Sistem Zonasi dan Alasan di Balik Penerapannya dalam PPDB