Momen Haru, Anak-Anak Disabilitas Kunjungi Anak Yatim Duafa

Read Time:2 Minute, 45 Second

Bogor – Perkumpulan atau komunitas penyandang disabilitas kerap menjadi tujuan kunjungan dan penerima bantuan. Namun kali ini, anak-anak tunarungu, Down Syndrome, Autisme, Cerebral Palsy, dan Disabilitas Intelektual yang tergabung dalam Perkumpulan Disabilitas justru melakukan hal sebaliknya, mengunjungi dan berbagi keceriaan anak yatim piatu dan dhuafa di Yayasan Ar-Yatim dan Duafa. . Cikerti, Padasuka, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Ada saat yang menggembirakan ketika seorang orang tua penyandang disabilitas membawa seorang anak yang bersyukur bertemu dengan seorang anak tanpa orang tua. Dan rasa syukur berbanding terbalik dengan anak yatim ketika bertemu dengan anak-anak dari komunitas difabel.

Tak hanya sekedar berkomunikasi, puluhan anak difabel yang bertemu dengan pengurus Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) di Bogor dan Panitia Perayaan Merah Putih (FMP) pun turut menghibur anak-anak yatim piatu. Menari dan memainkan alat musik keriting yang dibawakan oleh seluruh anak penyandang disabilitas.

Hasan Basri, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) di Bogor, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk bantuan dan semangat kepada anak-anak yatim piatu agar tidak merasa sendirian. Anak-anak penyandang disabilitas, meskipun memiliki disabilitas, dapat berkontribusi kepada orang lain yang memiliki potensi dan keterampilan yang sama dengan orang lain. Sebuah contoh telah ditunjukkan sebelumnya. Mereka bisa menari mengikuti instrumen gudang.

“Jadi kita bangun dulu rasa percaya diri, ini yang penting. Setelah percaya diri, dia bisa melakukan apa yang dia mau. Ibarat menari yang bisa dilakukan dalam seminggu, yang penting percaya diri. Bahkan penyandang disabilitas dan keluarganya keterbatasan dapat memberikan kontribusi kepada anak-anak di panti asuhan ini,” kata Hasan.

Sementara itu, pengelola Yayasan Yatim Piatu Ar-Rahmah dan Yayasan Duafa, Bapak Arif mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Ini merupakan kunjungan pertama Asosiasi Penyandang Disabilitas. “Pelajaran yang dapat kita petik dari kegiatan ini mengajarkan kita untuk bersyukur. Anak-anak tanpa orang tua atau keluarga dapat melihat bahwa mereka tidak sendirian. Bukan hanya mereka yang memiliki kekurangan dalam hidup. Tidak, ada orang lain yang keluar dan katanya. : “Orang-orang di bawah kita dapat melihat bahwa Tidak, dia sedang bertarung”.

Di tempat yang sama, Ketua FMP 2023 Benyamin Mbo’oh menambahkan, karya komunitas disabilitas merupakan bagian dari rangkaian Festival Merah Putih. Komunitas Penyandang Disabilitas Kunjungi Panti Asuhan Ar-Rahmah untuk Mendukung Anak-anak di Panti Asuhan dengan Pertunjukan seperti Tari Kelompok, Senam dan Pemberian Beasiswa Sekolah kepada Anak Yatim di Panti Asuhan ini.

“Dalam kegiatan ini kami ingin memberikan semangat kepada generasi muda panti asuhan khususnya komunitas penyandang disabilitas yang mempunyai potensi untuk bisa berguna bagi orang-orang disekitarnya, sehingga setiap saat mereka menjadi sahabat dari komunitas penyandang disabilitas yang kalian cintai. pergi Halo, tapi hari ini adalah mereka yang “datang untuk memberikan sesuatu kepadamu di panti asuhan. Kami mendorong Anda di sini bahwa kita semua memiliki potensi untuk mewujudkannya. Berdasarkan kemampuan.”

“Kita boleh saja mempunyai keterbatasan, namun kita bisa berbuat sesuai dengan kemampuan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Baru kali ini ada komunitas penyandang disabilitas yang melakukan aksi sosial. Maka kali ini kita ubah adegan utamanya agar mereka melakukan aksi sosial. sesuatu dengan potensi yang mereka miliki dan memberikan mereka keyakinan bahwa mereka dapat berguna bagi orang lain.”

Baca artikel edukasi menarik lainnya di link ini. Prajurit Batalyon 1 TNI Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja tiba di Jatiwaringin Pondok Gede berkahi Warga Desa Jumat dengan membagikan beras kepada masyarakat miskin, tukang becak dan penyandang disabilitas petbrowser.us.co.id 28 April 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Bingung Pilih Capres dan Cawapres? Ini Saran Buya Yahya Biar Gak Dosa
Next post 6 Tokoh Kunci Film Siksa Kubur Karya Joko Anwar, Dibintangi Reza Rahadian dan Faradina Mufti