Libur Panjang Waisak, Kemenhub Tertibkan Bus Umum dan Pariwisata

Read Time:1 Minute, 26 Second

petbrowser.us, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengharapkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat pada libur Waisak 2024.

“Mengingat libur panjang Waisak yakni tanggal 23 hingga 26 Mei 2024, Kementerian Perhubungan telah mempersiapkan berbagai upaya agar mobilitas masyarakat dapat berlangsung lancar, aman, nyaman, dan tenteram,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati. di Jakarta. . (22/5/2024).

Kementerian Perhubungan memastikan kelayakan operasional transportasi dengan melakukan pemeriksaan keselamatan atau pemeriksaan kendaraan (ramp check). Untuk angkutan udara, Direktorat Perhubungan Udara langsung melakukan ramp check di Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Halim Perdana Kusuma. Selain itu, ramp check juga dilakukan di setiap zona oleh otoritas bandara.

Selanjutnya untuk angkutan darat, pemeriksaan dilakukan pada bus umum dan bus wisata. Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan Korps Lalu Lintas Negara dan Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota telah berupaya mengatur operasional bus umum dan wisata dengan mengutamakan aspek keselamatan jalan. 

Sementara itu, pengguna jasa angkutan umum darat diimbau melakukan pengecekan izin dan kesesuaian teknis armada melalui aplikasi mitra darat dan spionam.dephub.go.id.

Pemeriksaan keselamatan dan operasional juga dilakukan pada transportasi kereta api dan laut. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga meningkatkan pengawasan di pelabuhan-pelabuhan seluruh Indonesia melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), khususnya di marina. 

Lebih lanjut, Kementerian Perhubungan telah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan dan operator transportasi untuk meningkatkan pengawasan dan pelayanan di titik-titik kepadatan penumpang, baik di terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan. 

“Kami terus berkoordinasi dengan operator sarana dan prasarana transportasi untuk memaksimalkan pelayanan kepada penumpang. Staf di terminal, bandara, stasiun, dan pelabuhan akan ditingkatkan, terutama di kawasan yang padat dan berpotensi menimbulkan antrian panjang,” imbuh Adita.

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan mengajak masyarakat untuk selalu menghormati peraturan yang berlaku. “Laporkan jika mengalami kendala armada dan antisipasi potensi cuaca buruk di perjalanan,” ujarnya. 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 7 Hal tentang Peningkatan COVID-19 di Singapura
Next post Gede Andika, Penggerak Kreasi Edukasi Bahasa dan Literasi Lingkungan dari Bali