Lampaui Kekayaan Elon Musk, Jeff Bezos Jadi Orang Paling Kaya di Dunia 

Read Time:1 Minute, 57 Second

petbrowser.us, WASHINGTON – Pendiri Amazon Jeff Bezos menggantikan pemilik SpaceX Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia. Saat ini, kekayaan Bezos adalah $200 miliar, lebih besar dari kekayaan bersih pimpinan Tesla yang sebesar $198 miliar.

Informasi terkini posisi orang terkaya di dunia tersaji dalam Bloomberg Billionaires Index, Selasa (5/3/2024). Pada tahun 2024, Bezos akan mampu meningkatkan pendapatannya sebesar $23 miliar, sementara Elon Musk akan kehilangan $31 miliar.

Naik turunnya kekayaan kedua miliarder global ini terlacak di pasar saham, termasuk saham Amazon dan Tesla. Dimana kedua pendirinya memiliki saham terbesar di masing-masing perusahaan.

“Harga Amazon melonjak lebih dari 18 persen tahun ini, sebaliknya Tesla turun hingga 24 persen,” demikian bunyi indeks tersebut, dilansir laman berita Aljazirah, Minggu (3/05/2024).

Meskipun membeli saham Amazon senilai $8,5 miliar awal bulan ini, Bezos tetap menjadi pemegang saham mayoritas. Saat ini, Bezos menguasai 9,56 persen saham raksasa e-commerce tersebut.

Saat ini Tesla Musk menguasai dana saham sebesar 20 persen. Pada bulan Januari, seorang hakim AS membatalkan kompensasi Musk sebesar $55,8 miliar. Keputusan itu diambil setelah pengadilan menemukan bahwa proses persetujuan gaji Musk dianggap cacat.

Musk, yang menjalankan Perusahaan X dan SpaceX, menduduki puncak daftar orang terkaya di dunia tahun lalu setelah kekayaannya melampaui Bernard Arnault, CEO perusahaan barang mewah LVMH.

Menurut Bloomberg, Arnault menempati urutan ketiga di belakang Musk dalam daftar orang terkaya di dunia. Asetnya mencapai $197 miliar. Bezos, Musk, dan Arnault bergantian membuktikan diri sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Perubahan posisi mereka didasarkan pada perubahan harga saham dan informasi ekonomi lainnya.

Hal ini akan mempengaruhi keputusannya

Empat mantan petinggi Twitter yang kini diketahui telah didaftarkan dalam sidang pada Senin (4/3/2024).

Gugatan yang diajukan ke pengadilan federal di San Francisco, Amerika Serikat, merupakan yang terbaru dari serangkaian kasus hukum yang melibatkan Musk. Setelah mengakuisisi perusahaan media sosial senilai $44 miliar pada Oktober 2022, bernama X.

Selain Aragwal, yang mengajukan gugatan antara lain Ned Segal, mantan chief financial officer (CFO) Twitter, Vijaya Gadde, mantan penasihat umum, dan Sean Edgett, mantan penasihat umum. Perselingkuhan ini dimulai tak lama setelah Musk mengambil alih Twitter.

Mereka mengatakan hanya beberapa menit setelah Musk mengambil alih Twitter, mereka dipecat. Musk menuduhnya melakukan pelanggaran dan memaksanya meninggalkan Twitter setelah menuduhnya mencoba mengabaikan tawaran untuk membeli Twitter.

Berdasarkan gugatan tersebut, Musk mengabaikan paket pesangon yang dijanjikan sebelum mengambil alih Twitter.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Hajar Pasangan Malaysia, Fajar/Rian Juara All England 2024
Next post Deretan 6 Kampus Bergengsi yang Berpartisipasi di University War