Kementerian PUPR Kenalkan Konsep Perkantoran yang Humanis dan Ramah Lingkungan

Read Time:2 Minute, 23 Second

petbrowser.us Gaya Hidup – Kepala Biro Komunikasi Publik PUPR Bidang Pelaporan Kepemimpinan dan Pengembangan Pelayanan Publik Taufan Madiasworo mengatakan bedah buku ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kepekaan, kesadaran dan peran aktif semua pihak untuk menciptakan lingkungan hijau yang berkelanjutan. . .

Oleh karena itu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Biro Komunikasi Publik PUPR mengadakan Webinar Bedah Buku “PUPR Green Campus. Perkantoran yang Humanis dan Ramah Lingkungan.

“Topik bedah buku kali ini sangat berkaitan dengan isu kerusakan lingkungan hidup, penggunaan energi dan sumber daya yang berlebihan seperti penggunaan listrik, penggunaan energi, emisi karbon (CO2), limbah dan air yang menjadi perhatian banyak pihak. “Saya berharap pesan dan substansi yang terkandung dalam buku ini dapat bermanfaat bagi masyarakat umum untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang konsep infrastruktur hijau di Kampus PUPR,” kata Taufan pada Kamis, 28 Desember 2023.

Kantor Kementerian PUPR yang biasa disebut Kampus PUPR dibangun dengan mengadopsi konsep green building dan sistem bangunan terpadu yang saling memberikan dampak terhadap lingkungan, sehingga dapat mengurangi dampak emisi karbon di kampus PUPR. bangunan yang terintegrasi dengan penataan ruang terbuka hijau serta didukung pengelolaan energi dan daur ulang air bersih.

Inti dari pengembangan Kampus PUPR adalah menciptakan lingkungan yang nyaman bagi seluruh warga PUPR agar lebih produktif dalam bekerja. Integrasi dan sinergi bangunan hijau dan konsep ruang terbuka hijau menjadi bukti bahwa Kampus PUPR telah berkembang menjadi ruang ramah lingkungan.

“Dengan menghidupkan konsep green building ini, kami ingin mewujudkan Kampus FUN PUPR yang adaptif, berorientasi pada solusi, inovatif dan kreatif. “Kampus PUPR juga diharapkan dapat menjadi rujukan bagi perkantoran lain yang juga ingin mengadopsi konsep green building,” ujar Eki Arsita Rizki, Kepala Bagian Prasarana Fisik Biro Umum PUPR selaku redaksi PUPR Green. Universitas. buku

Konsep green building Kampus PUPR terdaftar sebagai “PUPR Green Campus. “Perkantoran yang Manusiawi dan Ramah Lingkungan” dalam 7 program dan berbagai upaya menata, memanfaatkan dan mengembangkan kampus PUPR yang memadukan bangunan hijau dengan alam dan lingkungan. lingkungan yang bersahabat. pengelolaan sarana dan prasarana lingkungan hidup.

Tito Budiarto, selaku tim penulis buku Kampus Hijau PUPR mengatakan, sebagian besar buku ini menjelaskan konsep green building dan menyajikan pedoman green building yang diterbitkan Kementerian PUPR bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi. implementasinya dapat mengikuti pedoman ini. Buku ini menjelaskan bagaimana perencanaan kampus PUPR, pengelolaan taman, pengelolaan air bersih, dan pengelolaan sistem transportasi internal pada ruang perkantoran.

“Melalui buku ini juga terdapat keinginan yang kuat agar kita sebagai komunitas warga PUPR mempunyai pemahaman yang sama untuk merevitalisasi Kampus PUPR. “Selain itu, kami juga membahas komitmen dan upaya yang akan dilakukan untuk mewujudkan lingkungan Kampus PUPR yang lebih baik, termasuk menganalisis dampak Kampus PUPR terhadap kenyamanan dan kebahagiaan kerja,” kata Tito. Kemasan yang dapat digunakan kembali diyakini dapat mengurangi tumpukan sampah plastik, menurut data National Plastics Action Partnership, volume sampah plastik meningkat sebesar 5 persen setiap tahunnya. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menekankan pengurangan sampah sebesar 30 persen. petbrowser.us.co.id 5 Mei 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post JFX dan Astronacci International Gelar Edukasi Trading Bersama
Next post Konflik Iran-Israel, Pertamina Siapkan Strategi Antisipasi Dampak Geopolitik