Kanker Prostat Diprediksi Meningkat 2 Kali Lipat pada 2040

Read Time:1 Minute, 23 Second

petbrowser.us, JAKARTA — Sebuah analisis baru memperkirakan kejadian kanker prostat secara global akan berlipat ganda antara tahun 2020 dan 2040. Insiden tahunan kanker prostat diperkirakan akan mencapai 2,9 juta pada tahun 2040, dari 1,4 juta pada tahun 2020.

Kematian tahunan akibat kanker prostat diperkirakan meningkat sebesar 85 persen menjadi hampir 700.000 pada periode yang sama. khususnya di kalangan laki-laki di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMIC).

Faktor risiko utama kanker prostat, seperti usia 50 tahun ke atas dan riwayat penyakit dalam keluarga, tidak dapat dihindari. Akibatnya, wabah di masa depan tidak dapat dicegah dengan perubahan gaya hidup atau intervensi kesehatan masyarakat.

Saat ini, kanker prostat merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan, terhitung 15% dari seluruh kanker pada pria. Peneliti Komisi Lancet merekomendasikan program skrining dini global untuk pria berisiko tinggi.

Mereka menyerukan program untuk meningkatkan kesadaran akan kanker prostat dan meningkatkan deteksi dini serta pengobatan di negara-negara berkembang. Nick James, penulis utama studi tersebut, mengatakan peningkatan angka kanker prostat tidak dapat dihindari.

Profesor Penelitian Kanker Prostat dan Kandung Kemih di Institute of Cancer Research, London, Inggris, menekankan pentingnya merencanakan operasi sekarang juga. Negara-negara berpendapatan rendah dan menengah khususnya akan menanggung beban terberat.

James, dikutip Standard, mengatakan pada Minggu (14/4/2024): “Intervensi berbasis bukti, seperti deteksi dini dan peningkatan program pendidikan, dapat membantu menyelamatkan nyawa dan mencegah kesehatan yang buruk akibat kanker prostat di tahun-tahun mendatang. ” Akan”. )

James, yang merupakan konsultan ahli onkologi klinis di Royal Marsden NHS Foundation Trust, mengatakan negara tidak bisa menunggu sampai orang merasa sakit dan mencari bantuan. Menurutnya, orang yang merasa sehat namun berisiko tinggi terkena penyakit tersebut juga harus menjalani tes.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Viral di TikTok Challenge Minum 2 Botol Sirup dalam 3 Menit, Warganet: Diabetes Tersenyum
Next post Anak Stevie Agnecya Ziarah ke Makam Sang Ibu: Kangen, Mami Tidur? Kok Gak Bangun-bangun?