Harga Beras Naik: Wamendag: Kita Cek Setiap Hari

Read Time:2 Minute, 18 Second

petbrowser.us, JAKARTA – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuga mengakui harga bahan pokok di pasaran saat ini sedang fluktuatif, salah satunya beras. Di banyak pasar yang dipantau Departemen Perdagangan, peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan permintaan yang tidak diimbangi dengan peningkatan pasokan.

“Saya, Pak Menteri (Mendag Zulkifli Hassan), dan seluruh jajaran kita, saya kira, setiap hari kita periksa berasnya. Bukan hanya nasi, tapi semua zat penting. Saya baru datang tadi pagi, kita lihat dan lihat memang ada fluktuasi (harga), itu benar,” kata Jerry di kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Senin (26/2/2024).

Meski demikian, Jerry menegaskan upaya pemerintah mengendalikan harga beras yang terus berfluktuasi. Jerry meyakinkan, pemerintah saat ini sedang melakukan upaya untuk mengawetkan beras dan menjaga harga tetap terkendali. Salah satunya adalah pemerintah terus meningkatkan distribusi beras melalui Program Stabilisasi Persediaan dan Harga Pangan (SPHP), memastikan beras tersedia di pasar dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

“Kami melakukan yang terbaik tidak hanya dari Kementerian Perdagangan, tetapi BAPNAS, Bulog dan Kementerian/Lembaga lainnya, tidak hanya Pemerintah Pusat tetapi juga daerah, untuk memastikan kestabilan harga yang maksimal dan ketersediaan yang seaman mungkin. Yang terpenting adalah aksesibilitas yang aman,” kata Jerry.

Saat ini, menurut Bulog, stok beras nasional sekitar 1,4 juta ton dan diperkirakan akan bertahan hingga tibanya panen raya.

“Kita sudah berkali-kali diberitahu tentang beras yang aman, itu yang terpenting dan kita terus mengupayakannya, apalagi menjelang puasa dan lebaran, kita harus menjaganya agar tetap baik dan selalu aman,” ujarnya.

Namun, menurut Jerry, dari pantauan Departemen Perdagangan, ada beberapa komoditas utama lainnya yang stabil dan juga mengalami tren penurunan. Salah satunya adalah minyak sayur.

Harga oli mesin Minyakita stabil di HET 14 ribu per liter atau 15.500 per kg, kata Jerry.

Sebelumnya, Perum Bulog siap memperkirakan adanya kenaikan permintaan beras selama Ramadan jelang libur Idul Fitri. Direktur Rantai Pasokan dan Pelayanan Masyarakat Mohd Suyamato menegaskan, stok beras pemerintah yang dikuasai Peram Bulog saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan distribusi pada masa Prapaskah dan Idul Fitri 2024.

“Stok cadangan beras pemerintah yang dikuasai Bulog saat ini berjumlah 1,4 juta ton, dan masih tersisa 1,5 juta ton lagi dalam kuota impor tahun ini, sehingga jumlah tersebut cukup untuk kebutuhan puasa dan lebaran, serta kebutuhan distribusi. Dukungan hingga Juni,” Suyamato katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (26/02/2024).

Untuk menyikapi fluktuasi harga beras, Suyamto mengatakan, Bulog akan terus melakukan berbagai langkah intervensi, memenuhi seluruh tugas pemerintah secara penuh. Pertama, Bulog kini menyalurkan bantuan pangan sebanyak 10 kg kepada masing-masing 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Januari hingga Juni.

Selain itu, Bulog juga terus memberikan Program Stabilisasi Pangan dan Harga (SPHP) yang mencakup pasar induk, pasar tradisional, dan pengecer modern. Kemudian, lanjutnya, Bulog juga melakukan intervensi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyasar langsung kawasan pemukiman atau tempat keramaian.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Sorry, you have been blocked
Next post Gerak Cepat BRI Peduli Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana Banjir Longsor