Dua Hal Ini Efektif Cegah Tertular Flu Singapura

Read Time:1 Minute, 44 Second

petbrowser.us, MEDAN — Ery Suhaymi, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan, mengatakan kebersihan dan kuatnya imunitas tubuh dapat mencegah seseorang terkena flu Singapura.

Makanya penting menjaga imunitas, kebersihan dan kebersihan tubuh, kata Ery di Medan, Sabtu (27/4/2024).

Ery melanjutkan, flu Singapura bisa dengan mudah menyerang semua orang, meski lebih sering terjadi pada anak-anak. Namun, dia mengatakan potensi penularan lebih besar ketika seseorang baru kembali dari luar negeri.

Biasanya seperti itu. Virus dari luar dibawa ke Indonesia, kata Ery.

Pria yang juga menyandang gelar sarjana dan magister hukum ini menegaskan, flu Singapura bisa disembuhkan.

Karena itu, Ery meminta bagi mereka yang memiliki gejala untuk segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. “Silakan ke layanan kesehatan,” ujarnya.

Di dunia, berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan, flu Singapura dikenal dengan penyakit tangan, kaki, dan mulut (HFMD) yang disebabkan oleh virus dari genus enterovirus, khususnya spesies coxsackievirus dan human enterovirus 71 (HEV 71). .

Penyakit ini dinamakan flu Singapura karena menyebar di Singapura pada tahun 2000an. Flu ini sendiri ditemukan pada tahun 1957 di Kanada.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, gejala awal flu Singapura adalah demam dengan suhu tubuh antara 38-39 derajat Celcius yang terkadang disertai sakit perut dan batuk. Gejalanya mirip flu sehingga membuat penyakit ini disebut flu Singapura.

Setelah itu, penderitanya sering merasakan sakit tenggorokan, sakit mulut, dan mungkin timbul lepuh di bibir yang menyerupai luka. Lepuh juga terdapat di telapak tangan dan telapak kaki.

HFMD atau flu Singapura biasanya menyerang anak-anak di bawah usia 10 tahun. Namun, remaja dan orang dewasa juga tidak terbebas dari risiko.

RS Pusat Pertamina mengumumkan flu biasa di Singapura memang belum ada obat khusus karena disebabkan oleh virus. Obat yang diberikan kepada pasien adalah untuk meredakan gejala seperti demam, nyeri, dan peradangan yang dialami pasien.

Pencegahan flu di Singapura dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan, menghindari kontak langsung dengan penderita, serta mengatur pola makan dan istirahat. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan menyebutkan terdapat sekitar 6.500 kasus flu Singapura pada 1 Januari hingga 8 April 2024 yang tersebar di tiga wilayah, yakni Jawa Barat (2.119 kasus), Banten (1.171 kasus), dan Yogyakarta (561 kasus).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Hari Diabetes Nasional 18 April, Bila Tak Terkontrol Berujung Komplikasi
Next post Bingung Pilih Capres dan Cawapres? Ini Saran Buya Yahya Biar Gak Dosa