Dokter: Penglihatan Pasien Glaukoma Seperti Melihat dari Celah Pintu

Read Time:1 Minute, 21 Second

petbrowser.us, JAKARTA – Profesor Vidya Artini Wiyogo, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan pemandangan pasien glaukoma ibarat melihat melalui pintu. Penglihatan pasien menurun pada bagian lateral mata karena sarafnya mengalami kerusakan.

Pandangannya sempit, kalau dilihat dari celah pintu, kira-kira seperti itu, kata Vidya saat berdiskusi tentang kesehatan mata bersama Rumah Sakit Mata Khusus Jakarta Eye Clinic (JEC), di kawasan Sarina, Jakarta Pusat, pada Kamis (21). /3/2024).

Gangguan penglihatan ini merupakan kerusakan saraf optik yang terjadi ketika tekanan darah di bola mata meningkat akibat buruknya asupan aqueous humor. Penderita glaukoma berat mempunyai waktu 2×24 jam untuk menurunkan tekanan mata guna mencegah kelainan penglihatan permanen.

“Jika terlambat, kekacauan ini akan menjadi permanen. Oleh karena itu, kami menghimbau masyarakat untuk melakukan pemeriksaan glaukoma sejak dini sebelum bertambah parah,” kata Vidya.

Pilihan pengobatan glaukoma meliputi terapi, pengobatan, laser, dan pembedahan.

Dokter spesialis mata glaukoma di Rumah Sakit Mata Jakarta mengatakan, glaukoma bisa terjadi pada usia berapa pun. Namun, seiring dengan meningkatnya faktor risiko, banyak orang berusia 40 tahun ke atas yang mengalami kondisi ini.

Glaukoma disebut “pencuri mata” karena hampir selalu tidak menunjukkan gejala.

Tujuh puluh persen kasus glaukoma di negara-negara berkembang masih belum terdiagnosis. Hal ini diperburuk oleh fakta bahwa hampir satu miliar orang di seluruh dunia tidak memiliki akses terhadap layanan kesehatan mata. Dalam rangka memperingati Pekan Glaukoma Sedunia 10-16 Maret 2024, JEC Group mengadakan serangkaian interaksi sosial dengan tema Gerakan Sadar Glaukoma untuk Menyelamatkan Kualitas Hidup Kita.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit glaukoma irreversible dan upaya pencegahan kebutaan glaukoma, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit glaukoma.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Kontroversi Hasyakyla Kakak Adhisty Zara Dari Perseteruan dengan Adik hingga ngaku Nyetir Saat Mabuk
Next post Nindy Ayunda Pamer Potret Pakai Gaun Pengantin dan Hapus Semua Foto di Instagram, Netizen Heboh