Chandrika Chika Ngaku Pakai Narkoba karena Pergaulan, Ini Pentingnya Selektif Pilih Teman

Read Time:2 Minute, 5 Second

petbrowser.us, JAKARTA — Banyak faktor yang menyebabkan seseorang menyalahgunakan narkoba. Salah satu faktor yang sering mendorong seseorang, khususnya generasi muda, untuk menggunakan narkoba adalah teman sebaya atau rekan kerjanya. Hal serupa juga terjadi pada selebriti Chandrika Chika.

Faktanya, seberapa besar pengaruh teman terhadap suatu hubungan? Menurut profesor riset Duke University Jennifer E. Lansford, PhD, perilaku buruk remaja sering kali dimulai dalam situasi sosial di antara teman sebayanya. Oleh karena itu, Lansford percaya bahwa pemilihan teman sebaya memainkan peran utama dalam kecenderungan jangka panjang seseorang untuk menyalahgunakan narkoba.

“Selain itu, teman dapat mempengaruhi kecenderungan penggunaan narkoba satu sama lain, sehingga mereka menjadi lebih mirip dalam hal (penggunaan obat-obatan terlarang) seiring berjalannya waktu,” kata Jennifer Lansford PhD, seorang profesor riset di Duke University. Psikologi Hari Ini pada Rabu (24/4/2024).

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 oleh para peneliti di Universitas Sao Paulo juga mengungkapkan hal serupa. Penelitian ini menunjukkan bahwa remaja yang berteman dengan pengguna atau pengedar narkoba lebih besar kemungkinannya untuk menjadi pengguna narkoba.

Penelitian menunjukkan bahwa jika remaja mempunyai teman yang rutin menggunakan obat-obatan terlarang, mereka 3,4 kali lebih mungkin untuk menggunakan alkohol, 4 kali lebih besar untuk merokok, dan 4 kali lebih besar untuk menggunakan alkohol dan tembakau . Mereka juga 8,6 kali lebih mungkin menggunakan obat-obatan terlarang.

Menurut situs resmi International Society of Specialists on Substance Use (ISSUP), jika generasi muda berteman dengan pengedar narkoba, maka mereka 10 kali lebih mungkin menggunakan obat-obatan terlarang. Selain itu, jika remaja mempunyai teman yang suka membawa minuman beralkohol atau obat-obatan terlarang untuk tamu, kemungkinan mereka 15 kali lebih besar untuk menggunakan obat-obatan terlarang.

Oleh karena itu, orang tua hendaknya membimbing anaknya dalam memilih teman yang cerdas. Menurut pendidik Marybeth Bock MPH, berikut lima hal yang dapat dilakukan orang tua, menurut laporan RagingTeensToday:

1. Mengajari anak arti persahabatan yang sebenarnya. Berikan beberapa contoh agar anak dapat membedakan persahabatan yang baik dan persahabatan yang buruk.

2. Orang tua hendaknya mengetahui pasangan atau teman sebaya anaknya. Hal ini dapat dilakukan dengan mengajak teman anak bermain di rumah.

3. Membantu anak fokus membangun persahabatan yang berkualitas dibandingkan mengejar jumlah follower atau like di media sosial.

4. Bimbing anak memahami batas-batas persahabatan. Dorong anak untuk mencari teman yang memiliki nilai dan moral positif yang sama dengan anaknya serta dapat menghargai batasan. Selain itu, bantulah anak mengatasi perbedaan pendapat dalam persahabatan.

5. Berikan contoh sifat-sifat yang diperlukan untuk menjalin persahabatan. Misalnya saja sifat-sifat seperti kejujuran, dapat dipercaya, dan empati.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Pabrik Mobil TMMIN Dapat Kejutan di Akhir Tahun 2023
Next post Pengamat Harapkan Timnas Indonesia Kalahkan Vietnam di Kandangnya