Bata Setop Produksi di Pabrik Purwakarta, Ini Alasannya

Read Time:3 Minute, 36 Second

petbrowser.us, Jakarta – PT Khau Bata Tbk (BATA) menghentikan produksi di pabrik China di Purwakarta, Jawa Barat karena berkurangnya permintaan pelanggan.

Dalam keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditulis, Sabtu (4/5/2024), keputusan pengurus untuk menghentikan sementara operasional Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta pada 30 April 2024 disetujui dewan. pemimpin. 29 Maret 2024.

Direktur Sepatu Bata Hatta Tutuko menulis bahwa “PT Shoes Bata Tbk telah melakukan banyak upaya dalam empat tahun terakhir dalam menghadapi kerugian dan permasalahan bisnis akibat penyebaran dan perubahan pelanggan yang cepat,” kata Direktur Sepatu Bata. Hatta Tutuko dalam siaran BEI, Jumat 3 Mei 2024.

Dikatakannya, perseroan menghentikan produksi di pabrik Purwakarta karena permintaan pelanggan terhadap produk yang dihasilkan di pabrik Purwakarta menurun dan kapasitas produksi pabrik melebihi ekspektasi yang terus-menerus bersumber dari pemasok lokal. Indonesia

“Dengan adanya keputusan tersebut, Perseroan tidak dapat melanjutkan produksi di pabrik Purwakarta,” tulisnya.

Ia mengatakan, keputusan ini merupakan yang terbaik yang dapat diambil berdasarkan analisis rinci dan konsensus para pemangku kepentingan, dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan. 

“Perusahaan berkomitmen untuk melakukan perubahan positif bagi seluruh karyawan dan pelanggan yang terkena dampak perubahan ini,” ujarnya.

Sebelumnya, perseroan menyelesaikan pembangunan pabrik sepatu di Purwakarta pada tahun 1994.

Pada akhir perdagangan Jumat 3 Mei 2024, harga saham BATA naik 1,06 persen menjadi Rp95 per saham. Harga saham BATA tertinggi dan terendah Rp 95. Total frekuensi perdagangan enam kali dengan perdagangan 515 saham Nilai perdagangan Rp 4,9 juta.

Sebelumnya, PT Shoes Bata Tbk (BATA) mencatatkan kinerja keuangan yang beragam pada tahun 2022. Perusahaan sepatu Bata tersebut melaporkan kenaikan penjualan, namun kerugiannya membengkak.

Berdasarkan laporan keuangan yang dikirimkan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditulis Minggu (9/4/2023), PT Khau Bata Tbk mencatatkan penjualan Rp 643,45 miliar hingga 2022. Penjualan meningkat 46,74 persen sebesar waktu tahun 2021 sebesar Rp 438,48 miliar.

Namun kerugian tahunan induk perusahaan melonjak 106,8 persen menjadi Rp105,91 miliar pada 2022 dari periode 2021 sebesar Rp51,20 miliar.

Bata Shoes memperkirakan nilai barang terjual sebesar Rp 383,43 miliar pada tahun 2022. Nilai barang terjual meningkat 57,99 persen​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​ Perseroan melihat pendapatan meningkat 32,8 persen menjadi Rp 260,02 miliar pada 2022 dari tahun 2021 sebesar Rp 195,76 miliar.

Namun, perusahaan menghadapi pengangguran. Kerugian usaha meningkat 4,1 persen menjadi Rp60,63 miliar pada tahun 2022 dari tahun 2021 sebesar Rp58,21 miliar. Melihat faktor-faktor tersebut, perseroan kehilangan saham sebesar Rp 81,47 pada tahun 2022 dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 39,39.

Total ekuitas turun menjadi Rp319,76 miliar pada tahun 2022 dari level tahun 2021 sebesar Rp426,92 miliar. Total beban meningkat menjadi Rp404,30 miliar pada tahun 2022 dari Rp225,81 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Aset perseroan meningkat menjadi Rp724,07 miliar pada 2022 dari tahun 2021 sebesar Rp652,74 miliar. Perseroan akan menyediakan dana tunai dan bank sebesar Rp2,47 miliar pada tahun 2022 dari Rp2,79 miliar pada tahun 2021.

 

Dulu, PT Khau Bata Tbk (BATA) memilih untuk tidak memperluas tokonya dan fokus berinvestasi di bidang digital yakni Bata online. Oleh karena itu, dana tersebut digunakan untuk merenovasi toko yang ada dan berinvestasi pada peralatan digital.

“Kami tidak menambah jumlah toko di tahun 2022, kami berinvestasi di bisnis digital Bata, kami berinvestasi dengan harapan bisa membuat bisnis PT Shoe Bata Tbk naik,” kata Direktur BATA, Hatta Tutuko dalam sebuah pernyataan. penyataan. Laporan keuangan terkini mengenai pendapatan PT Shoe Bata Tbk pada tanggal 31/07/2020.

Selain itu, ia juga menambahkan, pada tahun 2022 mendatang pihaknya akan melakukan renovasi di banyak toko, yaitu dengan cara baru dan berinvestasi di bidang teknologi.

 

 

“Yang fokus kita tahun ini bukan ekspansi ke toko, tapi renovasi, facelift agar lingkungan kembali seperti semula, harus ada dukungan baru, belanja renovasi dan investasi di IT agar informasi bisa diakses dengan cepat dan cepat. keputusan yang tepat bisa diambil,” kata Dia. Ia pun berharap bisnis di Indonesia tumbuh dengan baik dan berharap bisa sukses melalui penjualan online.

“Kami berinvestasi di pasar digital, karena kami melihat pasar digital yang akan kami masuki merupakan pasar yang besar di Indonesia. Kami berharap bisa sukses,” ujarnya.

Sementara itu, Hatta membenarkan BATA telah mengeluarkan dana lebih dari Rp 50 miliar untuk menciptakan investasi digital yaitu Bata Online.

“Pada tahun pertama pengembangan digital, kami menghabiskan lebih dari Rp50 miliar untuk pemasaran digital.”

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Panpel Arema FC Larang Jakmania Datang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta
Next post Top 3 Berita Bola: Hasil Tes Sepang Marc Marquez dan Atap Markas Manchester United Bocor